Mini Cart

Mancing karangan atau rock fishing adalah kegiatan mancing yang dilakukan di atas tebing atau karang di tepi laut. Teknik ini sangat menarik untuk dilakukan karena kita bisa sekaligus hiking dan camping karena lokasi mancing yang berada di tepi laut dan baisanya harus melewati rute perjalanan yang cukup ekstrim.

 

Pengenalan Rock Fishing

Rock fishing merupakan teknik yang sangat menantang bagi para angler, juga sangat berbahaya dan penuh dengan resiko. Dengan ketinggian, sudut tebing yang curam, dan tajamnya karang, membuat teknik ini penih dengan resiko. Tapi bagi para pencari kepuasan mancing, tantangan-tantangan itu dapat dilewati dengan kebulatan tekad untuk mendapatkan strike ikan.

Rock fishing tergolong salah satu jenis mancing yang memerlukan keahlian khusus dan membutuhkan stamina dan jiwa petualang yang kuat, dari mulai menentukan spot yang bagus, melakukan pendakian karang terjal dengan berbagai macam alat bantu, hingga cara menaikkan ikan dari permukaan laut ke atas tebing.

 

Waktu Memancing

Kebanyakan waktu yang digunakan untuk mancing karangan ini adalah sore, pagi dan malam hari karena memancing malam hari ikan-ikan besar banyak yang keluar untuk mencari makan. Jenis ikan yang bisa diperoleh saat mancing rock fishing adalah ikan kakap merah, kakap batu, kerapu, layur, barakuda, dan lainnya.

 

Teknik Rock Fishing

Teknik mancing rock fishing dilakukan dengan cara melempar umpan dari atas tebing berkarang yang ketinggiannya bervariasi antara 5-20 meter, tergantung lokasinya. Setelah itu joran bisa dipegang atau ditancapkan dengan sebuah “stand” di karang lokasi mancing, karena kebanyakan mancing di malam hari, banyak angler yang menggunakan trik dengan memasang stick light/pospor di ujung joran sebagai indikator strike.

Untuk teknik yang bisa diaplikasikan tergantung ketinggian tebing itu sendiri, di tebing dengan ketinggian 1-3 meter kita bisa menerapkan teknik land base popping atau casting, pada waktu siang hari dengan kondisi air tenang supaya deburan ombak tidak membahayakan angler, spot untuk popping biasanya di atas batu karang karena jika terkena ombak besar karang tersebut akan tenggelam.

 

Ada dua macam rangkaian mancing karangan:

  1. Rangkaian dasar

Pancing-neklin-swivel-timah-swivel-main line, pancingnya minimal 3 buah agar umpan bisa terpasang sempurna pada umpan utuh dan jika strike, ikan kemungkinan hook up bisa lebih besar. Teknik dasaran dengan target kakap merah, kampur (marus) krapu, redbass, dan lain-lain menggunakan dua mata kail atau lebih, untuk shockleader ke multifilament (PE) ukuran 100-150lbs dengan panjang 2-3 meter, agar tidak mudah putus tergesek tebing karang.

  1. Rangkaian apung/mengambang

Untuk rangkaian apung, rangkaian di atas timahnya diganti yang lebih kecil kemudian diberi pelampung berpospor sebagai indikator strike. Untuk target barakuda pada malam hari pakai lah rangkaian tiga mata kail atau lebih ukuran 7/0 atau 8/0 dengan menggunakan neklin/seling di sambung ke swivel dengan line yang sudah diberi pelampung berpospor dan diberi stoper pembatas yang fleksibel untuk menjangkau kedalaman yang diinginkan. Fungsi pelampung berfosfor adalah supaya posisi umpan mudah terlihat karena jika umpan terbawa arus ke tengah, maka kita harus mengulur terus dan biarkan sampai ikan menyambar umpan.

 

Peralatan yang Harus Disiapkan

  1. Joran

Joran yang dipergunakan dalam mancing rock fishing ini kebanyakan yang panjangnya sekitar 3,5-4 meter dan agak kaku. Joran patah 3 dengan panjang antara 3,9-4,2meter supaya bisa melempar umpan cukup jauh dari ketinggian antara 5 sampai 70meter di atas permukaan laut.

  1. Reel

Reel yang digunakan biasanya adalah reel yang ukuran besar minimal 5.000-12.000 untuk menampung benang pancing yang lumayan panjang gulungannya, mampu memuat benang pancing yang banyak karena posisi tebing hingga dasar laut bisa mencapai ratusan meter.

  1. Benang Pancing

Benang pancing yang digunakan bisa benang pancing monofilament dan sekarang banyak yang menggunakan benang PE  dengan ukuran 50-80lbs. Benang pancing monofilament yang masih digunakan baisanya berukuran minimal 0.60mm.

  1. Timah/Pemberat (Sinker)

Untuk memancing dasaran timah/pemberat yang biasanya dipakai berbobot minimal 100gr.

  1. Kail (Hook)

Kail yang dipergunakan kebanyakan ukuran besar (No. 20-26) dan 7/0 atau 8/0.

  1. Umpan

Umpan yang digunakan untuk mancing rock fishing adalah ikan utuh (tongkol, kembung, banjar, belanak, gurita, dan sebagainya). Untuk target ikan besar yang dipasang pada rangkaian/rig bermata 3-5 mata pancing. Sedangkan untuk target ikan kecil bisa menggunakan umpan ikan tongkol atau kembung fillet.

  1. Jangkar

Saat mendapat ikan besar pemancing harus menggunakan alat jangkar yang didesain sedemikian rupa untuk memudahkan angler menaikkan ikan. Apabila ikan besar yang menyambar umpan, angler harus fight dengan penuh kesabaran hingga ikan menyerah dan lemas sampai berada di pinggir tebing.

Setelah itu baru turunkan jangkar (berbahan stainless steel) yang diikat dengan tali seling berukuran 200lbs (untuk menahan gesekan) bila jangkar sudah tepat menyangkut di badan ikan barulah pemancing bisa menarik ke atas tebing, bila jarak tebing dengan permukaan laut terlalu dalam antara 20-70meter, angler bisa gunakan katrol yang diikat dengan bambu supaya mudah dan ringan menaikkan ikan ke atas tebing.

Tali jangkar yang digunakan berbahan kawat neklin yang merupakan salah satu model jangkar untuk mancing di atas tebing.

  1. Perlengkapan lain yang juga diperlukan, antara lain:
  • Coolbox 12 liter dengan umpan max 3kg untuk menyimpan umpan dan hasil tangkapan
  • Senter
  • Tas punggung untuk menaruh peralatan
  • Tenda
  • Peralatan masak
  • Jas hujan
  • Peralatan untuk mendaki tebing

 

Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Rock Fishing

  1. Pilihlah lokasi yang bisa menjadi tempat idola para angler dan sertakan selalu poter atau navigator untuk pergi ke lokasi mancing karang. Biasanya poter merupakan penduduk di daerah sekitar lokasi mancing.
  2. Selalu waspada dengan ombak ketika memancing di atas karang yang tidak terlalu tinggi, jangan terlalu lama membelakangi laut karena kita tidak akan tahu kapan ombak besar akan datang dan menyapu kita.
  3. Pakai pakaian yang ringan dan mudah dilepas jika tiba-tiba terseret ombak.
  4. Gunakan life jacket untuk menghindari terseret ke dalam laut khususnya untuk yang tidak bisa berenang.
  5. Gunakan sepatu yang aman yang dapat melindungi kaki ketika terpeleset saat jalan di atas karang dan terlindung dari goresan batu karang yang tajam.
  6. Pastikan waktu yang tepat dari cuacanya, bulan/hari, kondisi air laut, angin dan ombak yang sangat berpengaruh terhadap proses memancing. Jangan sampai saat pergi mancing, keadaan ombak, air atau cuaca sedang tidak bersahabat.

 

Source: https://dedlee30.blogspot.com/2017/03/tips-memancing-rock-fishing-teknik.html

Mancing merupakan hobby yang cukup mahal dengan banyak resiko, sehingga para angler diharapkan mempersiapkan dengan seksama alat dan bahan yang dibutuhkan sebelum mancing di laut. Tak lupa bekal pengetahuan agar mendapatkan tangkapan memuaskan. Sekarang Duraking akan membahas tips dan trik mudah mancing di laut lepas, beserta teknik mancing di laut. Ada banyak teknik yang harus diperhatikan untuk memancing di laut, supaya menghasilkan tangkapan yang memuaskan. Dari mulai pemilihan waktu yang tepat, faktor yang berpengaruh, tempat untuk memancing, pemilihan umpan, dan teknik mancing di laut.

Waktu Tepat Mancing di Laut

Pemilihan waktu yang tepat untuk mancing di laut sangat berpengaruh dengan hasil dari tangkapan yang akan kita peroleh. Ada beberapa waktu yang dihindari dan waktu yang tepat untuk mancing di laut. Berikut teknik memilih waktu untuk mancing di laut:

  1. Teori Solunar

Teori solunar mengacu pada bagaimana keadaan, situasi dan kondisi terbaru dari tempat yang akan dituju nantinya. Ini dia 3 periode dalam teori solunar:

  • Major period dan minor period

Major period adalah waktu tepat dimana posisi bulan berada di kepala dan minor period adalah waktu dimana bulan diposisi kaki kita. Masa waktu major period yaitu sekitar 2 jam dimulai dari bulan tepat diatas kepala. Dan untuk minor period tepat 1 jam dimulai setelah bulan terbit atau terbenam.

  • Sunrise dan sunset

Kondisi dimana matahari mulai terbit dan terbenam, secara biologis aktifitas ikan akan meningkat. Untuk lamanya periode ini kita juga tidak bisa memastikannya. Namun waktu sunrise dan sunset tidak sebaik 2 waktu diatas. Tapi akan sangat baik ketika bulan berada di posisi major period dan minor period bertepatan dengan sunset dan sunrise, itu merupakan waktu yang sangat potensial untuk memancing di laut karena intensitas dan aktifitas ikan semakin tinggi.

  • Fase bulan

Acuan waktu yang ketiga yaitu ketika bulan penuh alias bulan purnama dan bulan baru. Pada waktu ini aktifitas ikan di laut meningkat drastis sehingga sangat baik untuk memancing.

Ketiga parameter di atas, dapat kita lihat sendiri dengan mata telanjang atau bisa cek di internet melalui situs kalender lunar, maka bisa dijadikan momen untuk siap mancing di laut.

 

  1. Situasi dan Kondisi

Situasi dan kondisi merupakan faktor eksternal yang dapat berpengaruh untuk kegiatan mancing di laut. Perlu feeling kuat untuk mampu membaca situasi dan kondisi yang tepat agar bisa menentukan waktu dan tempat untuk mulai mancing di laut. Berikut situasi dan kondisi yang perlu dipertimbangkan sebelum mancing di laut:

  • Pasang surut

Waktu pasang dan surut sangat dipengaruhi oleh posisi bulan dan matahari. Pasang surut mempengaruhi munculnya arus laut, semakin besar selisih pasang rendah dengan pasang tinggi maka dapat dipastikan semakin tinggi pula arus yang muncul. Kecepatan arus laut berdampak besar terhadap aktifitas ikan. Ini juga menimbulkan potensi bahaya jika tetap memancing dalam kondisi seperti ini. Cobalah mencari tempat dengan kondisi air yang tidak dangkal dan kondisi arus yang tidak terlalu besar.

  • Tekanan udara

Disini banyak perbedaan pendapat tentang pengaruh tekanan udara terhadap aktifitas ikan. Namun kondisi ini tetap diperhatikan untuk keselamatan angler. Usahakan untuk memancing ketika tekanan udara menurun (langit berawan) atau normal.

  • Temperatur air

Ikan adalah hewan berdarah dingin sehingga temperatur air berpengaruh besar terhadap aktifitas ikan. Ketika mancing di laut usahakan kondisi temperatur air dalam keadaan normal. Umumnya di Indonesia temperatur air selalu normal karena berada di iklim yang tidak ekstrim.

  • Kecepatan angin

Kecepatan sangat berpengaruh terhadap keamanan kita saat memancing di laut lepas menggunakan kapal. Kecepatan angin juga akan membuat ikan berdatangan karena ingin menimbulkan gelombang dan arus yang akan menarik organisme kecil ke atas air dan menggoda ikan untuk muncul ke permukaan.

  • Kejernihan air laut

Kejernihan air laut perlu menjadi perhitungan ketika kita mancing di laut. Banyaknya sampah akan meyebabkan ikan berkurang. Waktu terbaik adalah ketika air laut bening dan berwarna biru terang. Serta matahari bersinar terik kalau siang hari.

  • Arus air laut

Layaknya udara, air laut bergerak dari suhu dingin ke suhu yang lebih hangat. Indikator yang dapat dilihat adalah dengan mengggunakan teknik mancing di laut dalam apakah timah dan kail menyentuh dasar laut atau dengan melihat kemiringan tali pancing yang kita pegang, semakin miring maka arus semakin kuat. Carilah lokasi antara pertemuan arus dingin dan hangat biasanya ikan akan berkumpul disini.

Itulah beberapa tips untuk menentukan waktu yang tapt dalam memancing di laut, di atas merupakan karakter ikan pada umumnya. Meski ada beberapa ikan memiliki karakter khusus yang bertindak sebaliknya maka perlu juga untuk mengetahui karakter ikan supaya cocok dalam mementukan target ikan ketika mancing di laut.

 

Pemilihan Umpan dengan Benar

Tentunya umpan yang digunakan untuk mancing di laut berbeda ketika mancing di air tawar. Lautan mempunyai jenis ikan yang kebanyakan sangat agresif, sehingga dibutuhkan persiapan yang benar-benar cermat apakah itu kapal yang digunakan, senar yang dipakai, joran dan tentunya umpan yang disiapkan. Ada umpan alami dan artifial, tentu yang lebih disukai umpan alami. Tiap umpan tersebut hanya cocok untuk ikan tertentu sehingga mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing.

  1. Umpan bandeng

Ikan bandeng adalah umpan terbaik ketika mancing di laut. Ukuran yang disarankan di bawah 400gr. Para pemancing ahli lebih suka memakai ikan bandeng dengan ukuran besar ketika laut berombak kecil bila dibandingkan ketika laut tenang, agar ikan target bisa melihat langsung umpan tersebut. Tentunya umpan terbaik ketika bandeng masih dalam keadaan segar.

  1. Umpan belut

Sebagian angler sudah tidak menggunakan belut sebagai umpan karena sulitnya memasang belut pada mata kail pancingan, tapi ada cara untuk menangani yakni belut dipuasakan dulu selama 3 hingga 4 minggu. Kemudian masukkan belut ke dalam ember, selanjutnya tambahkan garam kasar di dalamnya. Garam ini tidak hanya membunuh belut namun mampu menyingkirkan lendir di badan belut, dan yang penting mengakibatkan belut menghasilkan warna biru sehingga menarik perhatian ikan target.

  1. Umpan daging ikan

Daging ikan merupakan umpan yang paling sering dipakai. Dapati disiapkan dari berbagai jenis ikan dengan disayat ataupun dijadikan fillet. Sangat disarankan untuk menggunakan daging ikan tuna ukuran kecil, dimana sisi tubuhnya mempunyai warna perak berkilau yang bisa memantulkan cahaya matahari di dalam air.

Tentunya untuk mendapatkan umpan yang berkualitas unggul kita juga wajib untuk melakukan eksperimen guna menentukan umpan mana yang terbaik dan mampu menghasilkan ikan banyak. Kita juga bisa meracik sendiri umpan untuk mancing di laut dari bahan pelet, tepung ikan, daging ikan, tepung udang dan terasi.

 

Teknik Mancing di Laut

Berikut teknik mancing di laut yang kerap dilakukan oleh angler Indonesia, mari kita bahas satu persatu:

  1. Rockfishing

Lokasi mancing di pinggir pantai yang berkarang cukup terjal lumayan sulit dicapai, banyak angler yang menyukai spot ini karena tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai batu karang yang curam dan terjal, tentunya berbahaya, jika kamu ragu jangan gunakan teknik ini. Tapi dengan teknik ini kita akan strike mendapatkan ikan dengan ukuran besar.

Untuk alat pancing haruslah menggunakan jejer atau joran yang kuat dan senar yang berukuran sedang sebab buruan kita adalah ikan besar. Untuk umpan kita bisa gunakan adalah irisan ikan, udang mati, cacing laut, kepiting kecil, udang hidup, selain itu bisa juga umpan tiruan.

  1. Surfishing

Surfishing biasanya dilakukan di daerah pinggir pantai berpasir dengan menggunakan joran yang panjangnya sekitar 5 meter. Teknik ini dilakukan dengan melempar sejauh-jauhnya dan dibiarkan mendarat diam ditempat umpan tersebut jatuh, teknik mancing ini harus menggunakan umpan timah pemberat, untuk menahan agar umpan tidak bergerak kembali ke pantai.

Umpan yang digunakan biasanya irisan ikan, cacing laut, kerang-kerang yang ditemukan ditemukan di pantai, irisan kepiting, udang, ikan hidup selain itu umpan tiruan juga bisa dijadikan alternatif.

  1. Pierfishing

Tempat ini disukai para angler dadakan, mereka biasanya membawa keluarga ketika memancing di darmaga. Tapi sebaiknya berhati-hati karena tempat ini berbahaya untuk anak kecil. Teknik yang digunakan yaitu spinning. Umpan yang digunakan sama dengan teknik mancing surfishing.

  1. Teknik mancing di tengah laut

Teknik mancing ikan ini sering disebut offshore. Teknik ini mempunyai cara yang bisa dilakukan, diantaranya:

  • Bottom fishing

Dilakukan diatas perahu yang di jangkar di sebuah lokasi yang dianggap potensial seperti daerah yang terdapat gugusan karangnya, tubiran dll. Menggunakan pemberat dengan bahan timah agar dapat menenggelamkan umpan hingga kedasar laut. Pemberat timah disini disesuaikan dengan kencanganya arus laut di lokasi tersebut.

Untuk alat disesuaikan dengan target ikan yang akan kita pancing, karena mancing di tengah laut bisa mendapatkan ikan kecil juga sangat berpotensi mendapat ikan besar. Jadi gunakan tipe conventional sebab dengan senar kenur ukuran menengah dan tali pancing yang cukup panjang kita bisa mendapatkan ikan besar.

  • Jerking

Teknik sama dengan mancing dasar, perbedaan mendasar hanya pada umpan yang digunakan. Mancing hentak menggunakan umpan tiruan yang sudah diberi pemberat supaya tenggelam sampai dasar laut. Umpannya biasanya menyerupai ikan kecil, udang, cacing dll.

Melempar umpan dan mengulur kenur/benang hingga umpan sampai dasar laut, kemudian gulur kenur pancing perlahan sambil menggerakkan joran supaya menciptakan gerakan pada umpan agar tampak hidup. Setelah umpan sampai permukaan, tenggelamkan lagi umpannya, kemudian gulung lagi.

Demikian terus berulang-ulang hingga ikan menyambar umpan yang kita pasang. Alat pancing yang digunakan sama dengan mancing dasar, spinning, baitcasting dan conventional.

  • Drifting

Teknik ini dilakukan dengan menghanyutkan umpan dan menjalankan perahu perlahan diarea sekitar karang/ gugusan terumbu karang tempat ikan berkumpul sehingga umpan akan terlihat hidup yang akan memancing perhatian ikan target.

Setelah ikan menyambar umpan kita lemparkan jangkar untuk menangkap ikan yang terkumpul. Alat yang digunakan berjenis spinning, baitcasting atau conventional.

  • Trolling

Target dari mancing tonda adalah ikan-ikan dengan ukuran besar. Alat yang digunakan adalah conventional. Umpan yang dipakai usahakan umpan hidup/umpan tiruan ataupun umpan segar. Umpan dihela dibelakang perahu.

 

Jika saat memancing kita sudah memilih tempat yang oke, dan saat itu cuaca sedang bersahabat, umpan yang kita gunakan sudah sesuai, keterampilan yang kita miliki sudah mencukupi, umumnya ikan target jenis apapun akan tertangkap. Demikian teknik mancing di laut yang sudah Duraking jabarkan. Silahkan komen di bawah apabila ada yang mau ditambahkan. Terima kasih.

 

Source: https://jempolkaki.com/teknik-mancing-di-laut/

Mungkin ada banyak angler yang belum tahu atau belum pernah mencoba mancing menggunakan jaring. Cara mancing ini sangat berbeda dengan cara yang biasanya yaitu mancing dengan umpan yang memang sudah layaknya dilakukan para angler. Mau tahu cara memancing menggunakan jaring? Yuk, simak artikel ini lebih lanjut.

Jaring yang digunakan untuk mancing ikan disini berbeda dengan jaring yang digunakan untuk menjala. Kalau jala mempunyai ukuran yang besar dan cara menggunakannya pun berbeda dengan tipe jaring untuk memancing. Jaring pancing mempunyai ukuran lebih kecil daripada jala, panjangnya sekitar 1-2 meter saja. Lebih panjang, jaring yang akan digunakan maka akan semakin baik untuk mendapat ikan.

Biasanya ciri untuk menentukan besar lubang atau sela jaring pancing adalah nomor dari jaring tersebut, yaitu antara 1-5, semakin tinggi nomornya maka lubang jaring semakin lebar. Duraking menyarankan untuk menggunakan nomor jaring 2 atau 3 dengan pajang 1.5-2 meter. Dengan menggunakan sela jaring yang sedang mempunyai keuntungan ikan dengan diameter sedang dan besar akan ikut terbawa jaring pancing, dan ikan kecil tidak akan terbawa. Jangan gunakan lubang atau sela jaring yang besar karena ikan berukuran sedang bisa lolos dari tangkapan. Begitu juga panjang jaring akan lebih baik jika menggunakan yang panjangnya 2 meter. Sehingga jangkauan dan ketinggian pada air akan semakin luas, sehingga kesempatan untuk mendapatkan ikan semakin banyak dan mudah.

 Cara Mancing dengan Jaring yang Benar

Mancing dengan jaring juga harus dimulai dengan pembelajaran terlebih dahulu, jika tidak maka akan mengalami kesulitan karena memang medianya yang sedikit sulit. Jaring dengan panjang sekitar 2 meter yang sudah dikaitkan dengan benang pancing akan kita lempar ke tengah spot mancing. Semakin jauh biasanya akan semakin baik, karena ikan tidak begitu suka berada ditepian air.

Sebelum melempar lihatlah jaring dengan seksama, apakah jaring tersebut kusut atau ada sesuatu yang menempel. Jika ada, maka bersihkan dan rapikan terlebih dahulu jaring dari sampah atau benda yang mengganggu agar jebakan menjadi maksimal.

Gunakan pelampung yang besar untuk mempermudah pelemparan dan pengamatan jika terjadi tarikan pada ikan sehingga kita cepat dapat mengetahui jika ada ikan yang masuk ke jaring. Setelah dilemparkan kita bisa menunggu untuk ikan masuk ke dalam jaring.

 

Source: http://www.edisutanto.com/mancing/cara-memancing-ikan-menggunakan-jaring/

Teknik memasang umpan yang baik dan benar merupakan kunci sukses seorang pemancing dalam menaikkan ikan ke permukaan. Tidak jarang kesalahan teknik pemasangan umpan berujung keboncosan akibat kurangnya pengetahuan dasar tentang cara memasang umpan.

Beberapa ikan di laut terkadang cenderung menyambar jenis umpan hidup yang digunakan oleh para pemancing. Hal ini tentunya membuat kita perlu mengetahui bagaimana cara memasang umpan hidup agar nantinya sukses menaikkan ikan.

Pada edisi Tips dan Trik MM kali ini, tim redaksi akan berbagi seputar teknik pemasangan Umpan Hidup untuk mancing di laut beserta target ikannya. Apa saja dan bagaimana pengaplikasian teknik pemasangan umpan tersebut, yuk kita simak bersama-sama caranya sebagi berikut.

Pemasangan Umpan untuk Memancing dі Permukaan

Para mania bіѕа mengaplikasikan teknik koncer dalam memasang umpan untuk memancing dі permukaan air. Caranya аdаlаh mata kail dipasang pada bagian mulut, bеlаkаng kepala, atau bagian ѕеbеlum ekor. Tujuannya аdаlаh supaya umpan tadi bіѕа tetap berenang dі permukaan. Teknik іnі bіаѕаnуа menargetkan ikan-ikan уаng senang berada dі muka air seperti ikan tenggiri dan ikan layaran.

Pemasangan Umpan untuk Memancing dі Dasaran

Pada prinsipnya, teknik іnі bertujuan untuk memaksa ikan уаng menjadi umpan agar senantiasa berenang dі dasar air. Sehingga potensi untuk memperoleh ikan-ikan predator уаng senang tinggal dі dasar air рun аkаn semakin besar. Adapun triknya уаіtu mata kail harus dipasang pada bagian tubuh ikan sebelah bаwаh ѕеbеlum ekornya. Bеbеrара ikan уаng bіѕа didapatkan dеngаn teknik іnі уаіtu tongkol, tuna, kakap, serta salmon.

Pemasangan Umpan untuk Memancing dі Spot Berarus Deras

Umpan уаng dipakai untuk memancing dі area уаng mempunyai arus kencang harus dilengkapi dеngаn bahan pemberat agar posisinya tetap stabil. Sеdаngkаn ikan hidup уаng аkаn dijadikan ѕеbаgаі umpan mancing wajib dipasangi dеngаn mata kail pada bagian bеlаkаng kepala ikan atau bagian hidung ѕеbеlum matanya. Teknik pemasangan іnі mеmungkіnkаn ikan tetap bіѕа berenang dеngаn cukup baik.

 

Source: http://mancingmania.com/3-teknik-pemasangan-umpan-hidup-untuk-mancing-di-laut/

Cara Mancing Ikan Marlin 

 

Di antara para Angler, ikan marlin dikenal sebagai ikan laut yang cukup sulit ditaklukan. Walaupun umpan sudah dipasang dengan benar dan ikan sudah melihat keberadaan umpan tersebut, namun belum tentu ikan marlin mau memakannya. Tak jarang ikan hanya memain-mainkan umpan menggunakan ujung mulutnya yang lancip, lalu pergi begitu saja. 

 

Untuk dapat menarik ikan marlin ke perahu bukanlah hal yang mudah karena gerakannya akan menjadi sangat liar ketika dia tahu dirinya telah tersangkut mata pancing. Awalnya ikan ini akan bergerak cepat ke dasar laut kemudian berlanjut naik ke atas permukaan hingga terbang untuk menunjukkan kemarahannya. Ayo ikuti cara memancing ikan marlin ini, supaya kamu tidak kecewa karena tidak berhasil menangkap ikan marlin ketika memancing! 

 

Umpan 

Dalam memancing ikan marlin, Sahabat bisa menggunakan umpan asli atau umpan buatan (lure). Umpan asli yang bisa dipakai seperti ikan tongkol, ikan kembung, dan sebagainya dalam kondisi yang segar, serta memiliki bobot sekitar 2-5 ons/ekor. Sebelum dipasang di kail, perut ikan dan insangnya harus dibuang dulu lalu dijahit kembali. 

 

Umpan buatan yang cocok diberikan kepada ikan marlin adalah lure yang berbentuk ikan atau cumi-cumi. Usahakan umpan tersebut mempunyai kepala yang empuk dan panjangnya tidak sama supaya dapat melompat-lompat ke permukaan air. Pada saat kondisi air sedang jernih, Sahabat bisa memasang lure yang berwarna mengkilap seperti silver, hitam silver, hitam kebiruan, atau hijau. Sedangkan bila air laut keruh, gunakan lure yang berkelir mencolok seperti merah dan kuning. 

 

Persiapan Alat 

Kunci utama untuk mancing ikan berbobot jumbo menggunakan tali yang kecil terletak pada penyetelan drag yang diatur di posisi sepertiga dari kelas tali tersebut. Idealnya untuk mancing ikan marlin, Sahabat bisa pakai kenur yang berukuran 30 lb atau 50lb sampai dengan 80lb atau 130lb. Pastikan tali pancing sudah terikat kencang dengan swivel dan leader sehingga penurunan level kekuatannya hanya berkisar 5-10 persen. Gunakan elemen leader yang terbuat dari monofilamen besar ataupun kawat dengan ukuran maksimal 9m untuk kelas line di atas 20lb dan 4,57m untuk line di bawah 20lb. 

 

Teknik Pemancingan 

Kebiasaan ikan marlin adalah menghantam umpan dengan ujung tombaknya sampai tak sadarkan diri, baru ia akan memangsa umpan tersebut. Jadi ketika umpan Sahabat terasa dipukul oleh marlin, segera ulur line sekitar 10 detik sehingga umpan akan melayang-layang layaknya ikan hidup. Setelah itu, Sahabat bisa mulai menaikkan drag secepat mungkin sambil melawan tenaga marlin. Agar lebih mudah, Sahabat bisa memasang outrigger yang memungkinkan tali kenur terulur otomatis ketika terasa ada ikan yang memainkan umpannya. 

 

Source: http://tipsikan.blogspot.com/2016/05/cara-ampuh-memancing-ikan-marlin.html