Mini Cart

Cara Mancing Ikan Marlin 

 

Di antara para Angler, ikan marlin dikenal sebagai ikan laut yang cukup sulit ditaklukan. Walaupun umpan sudah dipasang dengan benar dan ikan sudah melihat keberadaan umpan tersebut, namun belum tentu ikan marlin mau memakannya. Tak jarang ikan hanya memain-mainkan umpan menggunakan ujung mulutnya yang lancip, lalu pergi begitu saja. 

 

Untuk dapat menarik ikan marlin ke perahu bukanlah hal yang mudah karena gerakannya akan menjadi sangat liar ketika dia tahu dirinya telah tersangkut mata pancing. Awalnya ikan ini akan bergerak cepat ke dasar laut kemudian berlanjut naik ke atas permukaan hingga terbang untuk menunjukkan kemarahannya. Ayo ikuti cara memancing ikan marlin ini, supaya kamu tidak kecewa karena tidak berhasil menangkap ikan marlin ketika memancing! 

 

Umpan 

Dalam memancing ikan marlin, Sahabat bisa menggunakan umpan asli atau umpan buatan (lure). Umpan asli yang bisa dipakai seperti ikan tongkol, ikan kembung, dan sebagainya dalam kondisi yang segar, serta memiliki bobot sekitar 2-5 ons/ekor. Sebelum dipasang di kail, perut ikan dan insangnya harus dibuang dulu lalu dijahit kembali. 

 

Umpan buatan yang cocok diberikan kepada ikan marlin adalah lure yang berbentuk ikan atau cumi-cumi. Usahakan umpan tersebut mempunyai kepala yang empuk dan panjangnya tidak sama supaya dapat melompat-lompat ke permukaan air. Pada saat kondisi air sedang jernih, Sahabat bisa memasang lure yang berwarna mengkilap seperti silver, hitam silver, hitam kebiruan, atau hijau. Sedangkan bila air laut keruh, gunakan lure yang berkelir mencolok seperti merah dan kuning. 

 

Persiapan Alat 

Kunci utama untuk mancing ikan berbobot jumbo menggunakan tali yang kecil terletak pada penyetelan drag yang diatur di posisi sepertiga dari kelas tali tersebut. Idealnya untuk mancing ikan marlin, Sahabat bisa pakai kenur yang berukuran 30 lb atau 50lb sampai dengan 80lb atau 130lb. Pastikan tali pancing sudah terikat kencang dengan swivel dan leader sehingga penurunan level kekuatannya hanya berkisar 5-10 persen. Gunakan elemen leader yang terbuat dari monofilamen besar ataupun kawat dengan ukuran maksimal 9m untuk kelas line di atas 20lb dan 4,57m untuk line di bawah 20lb. 

 

Teknik Pemancingan 

Kebiasaan ikan marlin adalah menghantam umpan dengan ujung tombaknya sampai tak sadarkan diri, baru ia akan memangsa umpan tersebut. Jadi ketika umpan Sahabat terasa dipukul oleh marlin, segera ulur line sekitar 10 detik sehingga umpan akan melayang-layang layaknya ikan hidup. Setelah itu, Sahabat bisa mulai menaikkan drag secepat mungkin sambil melawan tenaga marlin. Agar lebih mudah, Sahabat bisa memasang outrigger yang memungkinkan tali kenur terulur otomatis ketika terasa ada ikan yang memainkan umpannya. 

 

Source: http://tipsikan.blogspot.com/2016/05/cara-ampuh-memancing-ikan-marlin.html 

Untuk para anglers, jelas akan mengidamkan untuk bisa mendapatkan tangkapan yang besar dan banyak. Pada umumnya kita berpikir bahwa waktu yang tepat untuk memancing itu saat fajar dan senja. Padahal sebenarnya waktu yang tepat untuk mengetahui waktu makan ikan adalah saat bulan terbit dan terbenam.

Siklus matahari dan bulan merupakan hal utama yang banyak memberikan pengaruh bagi alam, termasuk kehidupan manusia, flora dan fauna, tak terkecuali ikan. Berikut ini beberapa poin yang perlu diperhatikan antara waktu terbaik untuk memancing dengan siklus bulan (dan matahari):

Dengan mengetahui siklus bulan dan matahari yang terbit dan tenggelam, maka kita bisa mengira kapan waktu yang tepat untuk memancing di alam terbuka. Biasanya, 45 menit sebelum dan sesudah bulan terbit dan tenggelam adalah waktu yang tepat untuk memancing, begitu juga dengan 45 menit sebelum dan sesudah matahari terbit.

Pada tahun 1926, John Alden Knight lewat risetnya menyimpulkan bahwa ada 3 faktor yang menentukan keberhasilan memancing ikan di alam terbuka, yaitu metahari, bulan, dan pasang surut-pasang naik air laut.

Alden mengumpulkan data dari 200 kegiatan memancing dan hasilnya menunjukkan bahwa 90% dari total ikan yang ditangkap (dari 200 kegiatan memancing) berasal dari waktu memancing saat bulan berada pada fase bulan baru.

Pengaruh bulan akan semakin terasa pada ikan yang ukurannya semakin besar. Semakin besar ukuran ikan, semakin besar pula dia terpengaruh oleh bulan.

Waktu terbaik untuk memancing adalah 4 hari di sekitar bulan baru (new moon), yaitu 2 hari sebelum hingga 2 hari sesudah bulan baru.

Source: http://informasitips.com/pengaruh-fase-bulan-terhadap-waktu-memancing-alam-terbuka

More than 30,000 different species of fish ply Earth’s oceans and bodies of fresh water. The beauty of many fish species is highlighted in fish stores, aquariums and in home collections. Some species, however, have darker, more terrifying aspects. A select few of these may attack human beings, while others might deliver a dose of poison when handled carelessly or not properly prepared for consumption. Here are 10 of the world’s most dangerous fish (part 2):

*read the part 1 here.

Tigerfish

They are marked, depending on the species with one or several dark, lengthwise stripes and are swift, voracious, salmon-shaped carnivores with daggerlike teeth that protrude when the mouth is closed. It has sharp spines on its gill covers, which can wound a careless handler.

Piranha

Piranha, also called caribe or piraya, are any of more than 60 species of razor-toothed carnivorous fish of South American rivers and lakes, with a somewhat exaggerated reputation for ferocity. These common fishes have deep bodies, saw-edged bellies, and large, generally blunt heads with strong jaws bearing sharp, triangular teeth that meet in a scissorlike bite.

Stonefish

Stonefish are venomous marine fish found in shallow waters of the tropical Indo-Pacific. They are sluggish, bottom-dwelling fish that live among rocks or coral and in mud flats and estuaries. Thickest fish with large heads and mouths, small eyes, and bumpy skins covered with wartlike lumps and, sometimes, fleshy flaps, they rest on the bottom, unmoving, blending almost exactly with their surroundsings in form and color. They are dangerous fish. Difficult to see, they can, when stepped on, inject quantities of venom through grooves in their dorsal-fin spines. Wounds produced by these fish are intensely painful and sometimes fatal.

Atlantic Manta

Manta rays have short whiplike tails provided, in some species, with one or more stinging spines. The Atlantic manta is well-known species, brown or black in color and very powerful but inoffensive. It does not envelop pearl divers and devour them.

Electric Eel

Electic eel’s tail region constitutes about four-fifths of the electric eel’s total length, which is bordered along the underside by an undulating anal fin that is used to propel the fish. The tail region contains the electric organs, which are derived from muscle tissue enervated by spinal nerves, and discharges 300-650 volts-a charge powerful enough to jolt humans. These organs may also be used to help the creature navigate and to communicate with other electric ells.

There are another 5 of 10 the world’s most dangerous fish. Hopefully you are always safe when you’re fishing, Sahabat Angler.

Source: https://www.britannica.com/list/10-of-the-worlds-most-dangerous-fish

 

More than 30,000 different species of fish ply Earth’s oceans and bodies of fresh water. The beauty of many fish species is highlighted in fish stores, aquariums and in home collections. Some species, however, have darker, more terrifying aspects. A select few of these may attack human beings, while others might deliver a dose of poison when handled carelessly or not properly prepared for consumption. Here are 10 of the world’s most dangerous fish (part 1):

Puffer

Puffers are found in warm and temperate regions around the world, primarily in the sea but also, in some instances, in brackish or fresh water. They have tough, usually prickly skins and fused teeth that form a beaklike structure with a split in the center of each jaw.
Many species are poisonuos; a highly toxic substance, tetraodontoxin, is especially concentrated in the internal organs. Although this substance can cause death, puffers are sometimes used as food. In Japan, where the fishes are called fugu, they must be carefully cleaned and prepared by a specially trained chef.

Red Lionfish

Red Lionfish is noted for its venomous fin spines, which are capable of producing painful, though rarely fatal, puncture wounds. The fishes have enlarged pectoral fins and elongated dorsal fin spines, and each species bears a particular pattern of bold, zebralike stripes. When disturbed, the fish spread and display thair fins and, if further pressed, will present and attack with the dorsal spines.

Candiru

Candiru is a translucent and eellike, and it grows to a length of about 2.5 cm. The candiru feeds on blood and is commonly found in the gill cavities of other fishes. It sometimes also attack humans and has been known to enter the urethras of bathers and swimming animals. Once in the passage, it erects the short spines on its gill covers and may thereby cause inflammation, hemorrhage, and even death to the victim.

Great White Shark

Great white sharks are responsible for numerous unprovoked, and sometimes fatal, attacks on swimmers, divers, surfers, kayakers, and even small boats. A white shark tends to inflict a single bite on its human victim and then retreat. Many researchers maintain that attacks on humans stem from the shark’s curiosity.

Moray Eel

Moray eels differ from other eels in having small rounded gill openings and in generally lacking pectoral fins. Their skin is thick, smooth, and scaleless, sharp teeth, which enable them to seize and hold their prey but also to inflict serious wounds on their enemies, including humans. They are apt to attack humans only when disturbed, but then they can be quite vicious. Moray eels are eaten in some areas of the world, but their flesh is sometimes toxic and can cause ilness or death.

There are 5 of the 10 world’s most dangerous fish. Do you want to know the other 5, Sahabat Angler? Read our next article!

Source: https://www.britannica.com/list/10-of-the-worlds-most-dangerous-fish